DTPHP KOTA SUNGAI PENUH FASILITASI STUDI BANDING PETANI JERUK KE KABUPATEN 50 KOTA SUMATERA BARAT

Dalam rangka peningkatan Pengetahuan dan Sistem Budidaya Tanaman Jeruk di Kota sungai Penuh  dan untuk mengupayakan pemanfaatan Lahan Pertanian secara optimal dan profesional maka Petani di Kota Sungai Penuh berpotensi  mengembangkan budidaya buah-buahan sebagai tambahan pendapatan

Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kota Sungai Penuh sendiri telah memfasilitasi Beberapa Petani Jeruk di Kota Sungai Penuh untuk melaksanakan studi banding ke sentra Jeruk Siam Nagari Andiang Kecamatan Suliki Kabupaten Lima Puluh Koto , Sumatara Barat.

Studi Banding ini dilaksanakan pada tanggal 10 Oktober 2019 dengan Peserta dari Petani Jeruk dan Pendamping dari Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kota Sungai Penuh.

Nagari Andiang Kecamatan Suliki Kabupaten Lima Puluh Koto , Sumatara Barat telah menargetkan untuk menjadi Sentra Jeruk Siam di Sumatera Barat pada 2020, Sebagaimana diterangkan Kepala Bidang Tanaman Pangan, DTPHP Kabupaten di kantornya, Kamis (10/10/2019). Dirinya menjelaskan bahwa hampir setiap rumah tangga di Nagari Andiang telah memiliki lahan penanaman Jeruk Siam. Hal ini menunjukkan bahwa Jeruk merupakan komoditas yang menjanjikan untuk peningkatan ekonomi petani.

Salah satu petani Jeruk yang mengikuti Studi banding mengatakan Kurangnya Pengetahuan dan Teknologi menyebabkan kurangnya peminat Petani untuk membudidayakan tanaman jeruk di kota Sungai Penuh.

“dengan dilaksanakan Studi Banding ke sentra Jeruk Siam Nagari Andiang Kecamatan Suliki Kabupaten Lima Puluh Koto , Sumatara Barat ini, diharapkan pengetahuan Petani Jeruk di Kota Sungai Penuh dapat meningkat dan produksi jeruk di kota sungai penuh dapat optimal” jelas Amrah Zaini, Kasi. Pupuk Pestisida dan Alsintan DTPHP Kota Sungai Penuh.

Tinggalkan Balasan