DTPHP Kota Sungai Penuh Selenggarakan Sosialisasi Penumbuhan dan Pengembangan UPJA di Kota Sungai Penuh

Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) mempunyai peranan yang sangat penting dan strategis dalam rangka mendukung pemenuhan produksi pertanian, berdasarkan hal tersebut Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kota Sungai Penuh telah melaksanakan sosialisasi pengelolaan dan pengembangan unit pelayanan jasa alsintan (UPJA) Tahun 2019.

Kegiatan Rapat sosialisasi pengelolaan dan pengembangan unit pelayanan jasa alsintan (UPJA) Tahun 2019 ini  dilaksanakan selama 1 ( satu ) Hari, yaitu pada hari rabu, 17 Juli 2019 Jumlah peserta / undangan Rapat sosialisasi pengelolaan dan pengembangan unit pelayanan jasa alsintan (UPJA sebanyak 80  orang  yang berasal dari  kecamatan dalam kota sungai penuh yang tediri dari Koordinator BPP Se- Kota Sungai Penuh, Kepala cabang DTPHP Kecamatan se- Kota Sungai Penuh, KTNA Kota Sungai Penuh, dan KTNA Kecamatan serta Kelompok UPJA dalam Kota Sungai Penuh.

Menurut Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kota Sungai Penuh, Bomberdin, SP “Tujuan penumbuhan dan pengembangan UPJA yaitu untuk mendorong dan memotivasi perkembangan dan kemajuan kinerja lembaga UPJA, meningkatkan dan mengoptimalkan pemanfaatan alsintan dari aspek teknis, ekonomis, organisasi dan aspek penunjang untuk menuju kearah UPJA Kota Sungai Penuh yang profesional”. Selanjutnya menurut Narasumber Kegiatan sosialisasi pengelolaan dan pengembangan unit pelayanan jasa alsintan (UPJA) Tahun 2019 ini , Hendri Yusri, SP, M.Si “fungsi utama kelembagaan UPJA yaitu melakukan kegiatan ekonomi dalam bentuk pelayanan jasa alsintan” seperti jasa penyiapan lahan dan pengolahan tanah, pemberian air irigasi, penanaman, pemeliharaan; perlindungan tanaman termasuk pengendalian kebakaran; maupun kegiatan panen,  pasca panen dan pengolahan hasil pertanian seperti jasa pemanenan, perontokan, pengeringan dan penggilingan padi; termasuk mendorong pengembangan produk dalam rangka peningkatan nilai tambah, perluasan pasar, daya saing dan perbaikan kesejahteraan petani.

Untuk itu, strategi pengembangan alsintan dalam rangka pemanfaatan inovasi dan teknologi mekanisasi pertanian dengan menumbuh dan mengembangkan sistem kelembagaan Usaha Pelayanan Jasa Alsintan (UPJA),

Tinggalkan Balasan