Pelatihan Persemaian Tanaman Kehutanan

Persemaian (Nursery) adalah tempat atau areal untuk kegiatan memproses benih menjadi bibit/semai yang siap ditanam di lapangan. Kegiatan di persemaian merupakan kegiatan awal di lapangan dari kegiatan penanaman hutan karena itu sangat penting dan merupakan kunci pertama di dalam upaya mencapai keberhasilan penanaman hutan.

Penanaman benih ke lapangan dapat dilakukan secara langsung dan secara tidak langsung yang berarti harus disemaikan terlebih dahulu di tempat persemaian. Penanaman secara langsung ke lapangan biasanya dilakukan apabila benih tersebut berukuran besar dan jumlah persediaannya melimpah. Meskipun ukuran benih besar tetapi kalau jumlahnya terbatas, maka benih tersebut sebaiknya disemaikan terlebih dulu. Pemindahan/penanaman bibit berupa semai dari persemaian ke lapangan dapat dilakukan setelah semai-semai dari persemaian tersebut sudah kuat (siap ditanam).

Penggunaan benih berkualitas sangatlah penting dalam persemaian. Hal ini menentukan keberhasilan kegiatan persemaian. Keuntungan penggunaan benih berkualitas adalah sebagai berikut:

  • Produksi yang dihasilkan berkualitas
  • Tahan terhadap serangan hama dan penyakit
  • Volume produksi akan bertambah
  • Daur tanaman dipercepat/pendek

Banyaknya benih yang dibutuhkan suatu persemaian ditentukan beberapa faktor sebagai berikut :

• Jumlah semai yang harus dihasilkaan

• Persen perkecambahan (viabilitas) dari benih yang bersangkutan.

• Persen jadi semai sampai siap tanam,dan

• Jumlah butir benih tiap Kg.

Adanya sumber air dan persediaan dalam jumlah yang cukup di dekat persemaian juga menentukan keberhasilan persemaian. Pada umumnya sumber air di dalam kawasan hutan adalah berupa sungai, mata air dan air dalam tanah, juga sumber air berupa air hujan merupakan sumber air yang banyak diharapkan oleh para pengelola persemaian.

Leave a Reply