Pengembangan Ketersediaan dan Penanganan Rawan Pangan

Kegiatan ini dimaksudkan untuk mengoordinasikan upaya memantapkan ketersediaan pangan yang bersumber dari produksi dalam negeri sekaligus pengurangan jumlah penduduk rawan pangan.

Sasaran output kegiatan adalah (1) meningkatnya ketersediaan pangan yang beragam dan menurunnya jumlah penduduk rawan pangan setiap tahun; serta (2) Meningkatnya ketahanan pangan keluarga melalui pengembangan model pemberdayaan masyarakat /Smallholder Livelihood Development (SOLID).

Untuk mencapai sasaran output pertama, ada 6 (enam) sub kegiatan, yaitu: (1) Analisis Neraca Bahan Makanan; (2) Penguatan sistem kewaspadaan pangan dan gizi; (3) Kajian Responsif dan Antisipatif Ketersediaan dan Kerawanan Pangan; (4) Peta ketahanan dan kerentanan pangan (Peta FSVA); (5) Kawasan Mandiri Pangan; dan (6) Pemantauan ketersediaan dan kerawanan pangan.

Sedangkan untuk mencapai sasaran output kedua, ada 4 (empat) sub kegiatan yang dilaksanakan bekerja sama dengan International Food for Agricultural Development (IFAD) di 11 kabupaten di provinsi Maluku dan Maluku Utara, yaitu: (1) Pemberdayaan petani kecil dan gender; (2) Dukungan produksi pertanian dan pemasaran; (3) Pengembangan rantai nilai tanaman perkebunan; dan (4) Dukungan manajemen dan administrasi SOLID.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *